Sosial

Bupati Aceh Besar: Ini Bencana Terparah Pasca Tsunami

ACEHTERKINI.COM | Hujan masih terus mengguyur Provinsi Aceh dengan intensitas sedang dan ringan. Kendatipun begitu bencana longsor yang terjadi di Gunung Paro dan bencana banjir di Kecamatan Lhoong, Minggu (2/11/2014) belum kembali normal.

Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah mengatakan bencana ini adalah bencana terparah pasca tsunami di Aceh.

Hal tersebut dikatakannya pada pertemuan dengan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah bersama unsur Muspida plus dan instansi terkait membahas penanganan bencana longsor dan banjir di Aceh Besar dan Aceh Jaya, Minggu (2/11/2014) di Pendapa Gubernur Aceh.

Adun Mukhlis, begitu panggilan akrab Bupati Aceh Besar mengatakan pada Minggu (2/11/2014) sudah meninjau lokasi bencana sampai sore.

“Setelah rapat dengan DPRK, kami langsung ke lokasi bencana,” kata Adun.

Kawasan Layeun I dan II sangat parah. “Kini warga sudah mengungsi ke Layeun III. Saya berterima kasih kepada anggota TNI yang sangat antusias membantu masyarakat,” kata Bupati Aceh Besar singkat.

Adun berharap agar penanganan bantuan kepada warga Kecamatan Lhoong harus cepat diberikan. “Satu kecamatan terisolir, bantuan harus cepat didistribusikan, dokter dan obat-obatan harus menetap dilokasi untuk membantu korban,” pinta Bupati Aceh Besar.

Hasil pertemuan itu, Pemerintah Aceh sepakati membangun Posko Bencana di Lhokseudu untuk melayani dan memberikan bantuan kepada para korban.

Untuk diketahui Bencana Longsor Gunung Paro sudah ditetapkan menjadi Bencana Provinsi. Sebagaian badan jalan amblas sehingga menyebabkan lintas Banda Aceh – Calang putus total. Pasca kejadian tersebut Pemerintah Aceh sudah mengerahkan tiga unit alat berat dan dibantu anggota TNI, Polisi, Tim Sar, RAPI, Mahasiswa, Kelompok masyarakat dan relawan dan anggota Badan Penanggulangan Bencana Aceh. [red]

To Top