Sosial

Usai Advokasi Tambang, GeRAK ke Isu Perkebunan

Sampaikan Rekomendasi Tambang di Aceh Barat

ACEHTERKINI.COM | Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani mengatakan kedepan GeRAK Aceh akan masuk dalam isu perkebunan di Kabupaten Aceh Barat.

Menurutnya Kabupaten Aceh Barat memiliki perkebunan yang sangat luas dan sangat penting dikelola dengan baik untuk menambah penghasilan daerah.

Hal itu dikatakan Askhalani, Rabu (22/10/2014) saat menyerahkan rekomendasi GeRAK Aceh terkait advokasi pertambangan kepada Bupati Aceh Barat, T. Alaidinsyah.

Terkait rekomendasi tambang Aceh Barat ini, Koordinator Forum Bersama Pertambangan Aceh Barat, Baharuddin mengatakan Pemerintah Aceh Barat perlu meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan pertambangan secara berkala.

“Sanksi kepada perusahaan juga harus diberlakukan bagi perusahaan yang tidak taat aturan perundang-undangan,” kata Baharuddin.

Rekomendasi yang lain kata Baharuddin mendesak Pemerintah Aceh Barat untuk melakukan evaluasi izin terhadap perusahaan tambang yang telah mendapatkan IUP dari pemerintah.

Sementara itu, Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani mengharapkan agar pemerintah menerapkan tata kelola pertambangan yang baik.

“Aceh Barat merupakan salah satu kabupaten yang memiliki sumber daya alam (SDA) khususnya Minerba (Mineral, Batu Bara),” ungkapnya.

Terkait rekomendasi itu, Bupati Aceh Barat, T. Alaidinsyah menghimbau agar stakeholder jangan hanya mencari kesalahan.

“Kritik boleh tapi harus memberikan solusi,” ucap bupati.

Menurut H. Tito panggilan dekat Bupati Aceh Bara bahwa pemerintah sangat terbuka terhadap kritikan dan saran, Karena secara logika Perusahaan tambang merupakan operator rakyat, tapi selama ini ada beberapa perusahaan yang tidak koperatif.

“Pemerintah dan Perusahaan telah melakukan kerjasama terkait dana CSR (Corporate Social Responsibilty). Bentuk kerja sama tersebut adalah terkait pengelolaan program untuk masyarakat dan dana CSR perusahaan,” kata bupati. [red/*]

To Top