Sosial

Ulama Mencegah Problematika Sosial di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Para ulama di Aceh merupakan benteng untuk mencegah dan mengubah problematika sosial yang saat ini meresahkan Aceh.

Hal itu dikatakan Kapolda Aceh, Husein Hamidy saat mendampingi Gubernur Aceh, Zaini Abdullah ke Kabupaten Pidie Jaya, Senin (27/10/2014).

Kedatangan Kapolda Aceh bersama Gubernur dan Panglima Kodam Iskandar Muda ke Pidie Jaya ini untuk menghadiri seminar Himpunan Ulama Dayah (HUDA) di Ma’had Darul Munawarrah Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua.

Kesempatan itu, Kapolda Aceh mengatakan kasus-kasus narkoba yang merusak generasi Aceh, kesadaran dan tertib berlalu lintas dan persoalan moralitas lainnya adalah problematika sosial saat ini di Aceh.

“Kami harapkan, santri dayah dapat mengembangkan dan sosialisasi kebaikan di tengah-tengah masyarakat. Narkoba sudah sangat meraja lela, sudah masuk ke desa-desa. Mohon bantuan dayah untuk sama-sama kita atasi masalah ini,” ajak Kapolda Aceh Husein Hamidy.

Hal yang senada juga disampaikan Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Agus Kriswanto. Dikatakan Pangdam IM, ulama, para santri dan bersama TNI terus merajut kebersamaan dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Dengan kebersamaan ini, kita optimis pembangunan Aceh yang bermartabat dapat diraih dengan mudah,“pungkasnya.

“Kami siap membantu dengan ikhlas. Prajurit TNI siap turun membantu sesuai tugas yag kami emban,” imbuh Pangdam

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah juga berharap agar kegiatan keagamaan perlu ditingkatkan. “Para ulama mempunyai peran membangun kesadaran masyarakat melalui pendidikan, fatwa, tausyiah dan nasehat-nasehat keagamaan,” ujar Zaini Abdullah.

“Kasus HIV/AIDS, narkoba, perilaku seks di kalangan remaja dan perilaku meminta-minta di jalan raya yang sangat berbahaya, bahkan sampai perilaku korupsi yang sudah merebak kemana-mana merupakan problema serius yang memerlukan penanganan cepat,” harap Gubernur Aceh, Zaini Abdullah. [red/*]

To Top