Hukum

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Kematian Gajah

ACEHTERKINI.COM : Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh, Genman Hasibuan mengatakan kasus kematian gajah di Aceh Timur pada September 2014 lalu sudah ada tersangkanya.

Saat dihubungi, Kamis (9/10/2014), Ia mengatakan tersangkanya merupakan karyawan dari salah satu perusahaan kelapa sawit di Aceh Timur. “Sekarang sudah ditetapkan tersangka oleh Polres Aceh Timur,” katanya.

“Kita masih menduga kematian gajah ini karena di racun, setelah kita telusuri di lokasi kejadian juga ditemukan dua bangkai gajah di lokasi perkebunan perusahaan tersebut,” ujar Genman.

Menurutnya pihak kepolisian sudah bekerja keras untuk mengungkapkan kasus-kasus kematian gajah di Aceh. “Ini baru di Aceh Timur, kita berikan apresiasi kepada polisi,” pinta Genman.

Kasus ini juga akan menjadi efek jera bagi perusahaan kelapa sawit yang sekarang sedang gencar-gencarnya membuka lahan perkebunan di kawasan hutan.

“Kita berharap dengan ada penerapan hukum di Aceh Timur dan di Aceh Jaya, kasus pembunuhan gajah baik yang disengaja ataupun tidak disengaja tidak terjadi lagi di Aceh,” harap Genman.

Sementara itu Nunu Husein dari Komunitas Indonesia Sahabat Gajah memberikan apresiasi kepada Polisi di Polres Aceh Timur yang sudah mengungkapkan kasus kematian gajah.

“Saya berharap Polisi bisa mengusut tuntas kasus tersebut, kalau memang di racun, kita minta Polisi juga mengungkapkan sumber racun tersebut,” harapnya.

BKSDA mencatat populasi gajah Sumatera hanya tersisa sekitar 450 ekor yang tersebar di 16 kabupaten kota di Aceh. Sementara itu catatan WWF sepanjang tahun 2012-2014 ada 31 ekor gajah Sumatera mati di Aceh. [red]

To Top