Politik

Pelantikan Jokowi Diwarnai Aksi ALA Merdeka

ACEHTERKINI.COM | Sambut pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden Republik Indonesia, puluhan mahasiswa  dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat ALA Merdeka (GeRAM)  menggelar aksi menuntut pemekaran provinsi Aceh Lauser Antara (ALA) di Simpang Lima Banda Aceh, Senin (20/10/2014).

Mereka meminta Presiden Jokowi yang dilantik hari ini agar melihat kebutuhan dan tuntutan masyarakat untuk  segera mengesahkan Provinsi ALA .

Koordinator aksi, Budiman mengatakan provinsi ALA merupakan kebutuhan untuk mensejahterakan masyarakat Aceh di wilayah  tengah tenggara, dimana selama ini pembangunan untuk wilayah itu sangat terisolir.

“Untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat wilayah tengah tengggara, pemekaran sangat diperlukan,”katanya

Menurutnya, pemerintah Aceh hanya mempertontonkan adu kekuatan antara gubernur dan wakilnya dan mengabaikan kewajibannya untuk mengurus kepentingan masyarakat khususnya masyarakat ALA.

“Salah satu kebutuhan masyarakat disana seperti rehabilitasi dan rekonstruksi gempa Gayo yang terjadi 2 Juli 2013 lalu yang hingga saat belum dibangun, rumah masyarakat  dan bangunan sekolah masih luluhlantak,” katanya.

Demostran mengaku kecewa dengan pemerintah Aceh yang mengklaim bahwa kebutuhan  Aceh saat ini adalah realisasi MoU Helsinki, padahal butir  MoU tidak menyentuh kepentingan masyakat ALA.

Dalam aksi itu mereka juga mendesak Forbes DPR-RI dan DPD asal Aceh agar segera membahas dan memperjuangkan provinsi ALA.

Sementara itu, salah satu orator aksi menyebutkan bahwa aksi demostrasi yang mereka gelar hari ini murni kepentingan masyarakat ALA.

“Aksi kami hari ini tidak di tunggangi kepentingan politik tapi murni kepentingan masyarakat ALA demi mewujudkan pembangunan yang merata,” katanya di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian. [naz]

To Top