Layanan Publik

Lahir di RSIA, Gratis Akta Kelahiran

ACEHTERKINI.COM | Istri Gubernur Aceh, Hj Niazah A Hamid, yang juga Ketua Pembina PKK Aceh, pagi tadi, Rabu (29/10/2014) meluncurkan sekaligus menyerahkan secara simbolis akta kelahiran gratis di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Banda Aceh.

“Ini adalah inovasi baru dimana proses pembuatan akta kelahiran bayi gratis dan bisa langsung dilayani di RS tersebut,” ujar Niazah.

Direktur Badan Layanan Umum Daerah RSIA Banda Aceh, drg Erni Ramayani, MPH mengatakan pemberian akta gratis untuk bayi baru lahir  ini adalah program yang pertama kali dilakukan di Aceh, dan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh.

Menurutnya, program ini merupakan bentuk kepedulian RSIA dalam mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Pemberian akta kelahiran ini adalah bentuk kepedulian kita, sebagai harapan baru dan pemberian kemudahan kelahiran bagi bayi yang baru lahir,”ungkapnya.

Untuk memudahkan pelayanan, pihaknya mengimbau para pasien melahirkan di RSIA dan seluruh masyarakat Aceh untuk melengkapi syarat, data lengkap dan ketentuan agar bisa dibantu proses pembuatan akta kelahirannya.

Erni Ramayani juga turun menandatangani kesepakatan bersama dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kota Banda Aceh, Drs Syahrullah, yang disaksikan Niazah A Hamid.

“Tujuan kesepakatan ini adalah sebagai dasar pelaksanaan kerjasama dalam penyelenggaraan pelayanan pembuatan akta kelahiran gratis kepada pasien,” jelas Erni.

Mekanisme konektingnya, jelas Erni Ramayni, yaitu orangtua bayi yang hendak membuat akta kelahiran bayinya cukup melaporkan nama anaknya dengan surat keterangan dari pihak medis yang membantu persalinan bayi tersebut, kemudian petugas BLUD RSIA melanjuti proses tersebut ke Disdukcapil Kota Banda Aceh untuk diproses.

“Usai dicetak akan diberitahu kembali ke pihak kami. selanjutnya, orangtua bayi cukup mengambil akta kelahiran tersebut ke kantor lurah, dengan membawa kembali surat medis persalinan dari dokter atau bidan,” rincinya.

Untuk pelayanan ini, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis.

Niazah A Hamid menilai program ini sangat bagus dan berharap, Rumah Sakit milik Pemerintah Aceh tersebut terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi di masa mendatang.

“Kami menyambut gembira dengan program ini. Ini sangat bagus dan diharapkan segera tertular ke Rumah Sakit lainnya di daerah-daerah,” kata Niazah A Hamid.

“Kami berharap, RS ini terus berkembang dan maju seiring dengan fasilitas medisnya yang juga semakin lengkap. Mudah-mudahan suasana perawatannya juga semakin nyaman dan menjadi dambaan masyarakat,”harap ummi Niazah.

Dalam kesempatan itu, Niazah juga menyempatkan diri mengunjungi ruang Psioteraphy.

RSIA terus berbenah dan menambah berbagai fasilitas.  Tahun 2014 ini, RSIA telah menambah beberapa fasilitas, di antaranya monitor, infus pump, neo puff, ventilator, syringe pump, CPAP, incubator dan infant warmer. [red/*]

To Top