Sosial

Kata Gubernur Tentang Syariat Islam di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Gubernur Aceh, Zaini Abdullah mengatakan Pemerintah Aceh sudah mengesahkan Qanun Aceh tentang Pokok-Pokok Syariat Islam, Qanun Hukum Jinayat dan Qanun Pembentukan Bank Aceh Syariah.

“Ulama harus memberikan pemahaman yang sempurna kepada masyarakat mengenai qanun-qanun pelaksanaan Syariat Islam ini,” ujar Zaini Abdullah saat membuka workshop Himpunan Ulama Dayah (HUDA) di Ma’had Darul Munawarrah Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (27/10/2014).

Qanun Bank Aceh Syariah, kata Gubernur Aceh agar masyarakat bisa bermu’alah syariah dan meninggalkan sistem muamalah yang berdasarkan riba dan bunga bank.

“Sudah saatnya kita hijrah dari sistem ekonomi kapitalis berdasarkan riba, menuju sistem mu’amalah berdasarkan syariah yang adil, maslahah, tidak gharar dan bebas riba,” ujar Doto Zaini.

Gubernur Zaini juga menegaskan, Syariat Islam yang dijalankan di Aceh, tidak hanya dalam bidang hukum jinayah tetapi juga dalam bidang-bidang yang lain seperti akidah, ibadah, muamalah, munakahat, tarbiyah, dahwah dan pembelaan Islam.

“Ulama diharapkan bisa bergandeng tangan, memberi kontribusi pemikiran dan masukkan dalam menyelesaikan problema sosial keagamaan yang dialami masyarakat, terutama dalam rangka melaksanakan syariat Islam,” demikian Gubernur Aceh, Zaini Abdullah. [red/*]

To Top