Sosial

HTI Tolak Asing Kelola Sumber Daya Alam Indonesia

ACEHTERKINI.COM | Ratusan mahasiswa Lajnah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan masiroh dari Mesjid Jamik Unsyiah hingga Jambo Tape, Jum’at (17/10/2014) dalam rangka Indonesian Congress Muslim Students (ICMS).

Ketua Lajnah HTI Wilayah Aceh, Akmal Setya Jodi Saputra mengatakan kegiatan ICMS ini akan dilaksanakan selama tiga hari. “puncaknya pada hari Minggu di palataran Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh,” katanya.

Melalui ICMS kata Akmal, seluruh mahasiswa dari berbagai kampus di Provinsi Aceh berseru untuk menyatukan umat dalam mengembalikan Hukum Al-Qur’an dan Sunnah dalam penerapan Hukum Syari’ah secara kaffah.

“Puncak kegiatan ICMS ini akan menghadirkan 1.000 mahasiswa dari berbagai kampus di Masjid Raya Baiturrahman. Salah satu tuntutannya adalah mengembalikan penegakan khilafah di Indonesia, terutama dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) agar tidak dikelola oleh asing karena sangat merugikan Indonesia,” ujar Akmal Setya Jodi Saputra.

Mengenal ICMS

Laman Hizbut Tahrir menyebutkan ICMS (Indonesia Congress of Muslim Students) merupakan sebuah Acara Besar, Kongres Jalanan Mahasiswa terbesar yang pernah diadakan di negeri ini. Diselenggarakan oleh Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia. Dengan Tema Acara, “We Need khilafah, Not Democracy and Liberal Capitalism”

Sebagai agen perubahan, mahasiswa adalah penjaga dan pendorong perubahan. Idealisme mahasiswa terutama mahasiswa islam harus menjadi “Khoiru Ummah” sehingga harus memberikan gagasan solusi total atas permasalahan di negeri ini, serta dunia pada umumnya.

Setidaknya ICMS mendorong kepada semua pihak untuk kembali menjadikan islam sebagai jalan kehidupan. Dengan menegakkan kembali Khilafah Rasyidah sebagai sarana menggapai kehidupan islam.

Dengan ikut serta kegiatan ini adalah menunjukkan keseriusan bagi kita secara individu untuk berusaha berjuang mengembalikan kehidupan islam. Kita berusaha menjadi magnet kebaikan dan menebarkan islam yang kita yakini kebenarannnya sebagai jalan perubahan untuk negeri ini.

Dengan keikut-sertaan kita ke dalam kegiatan ini, menunjukkan bahwa kita adalah bagian dari masa depan dunia yang peduli terhadap kondisi Dunia yang semakin rusak dan hancur. Dan adalah usaha dari kita sebagai hamba-Nya untuk menunjukkan kualitas diri sebagai bagian yang layak menjadi orang-orang beruntung kelak di akhirat. [red/hendra]

To Top