Sosial

Hari Kesaktian Pancasila, 541 Bintara Naik Pangkat

ACEHTERKINI.COM | Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Provinsi Aceh berlangsung khitmad. Kodam Iskandar Muda memberikan kehormatan kepada 541 Bintara naik pangkat periode 1 Oktober 2014 di Lapangan Jasdam Neusu, Rabu (1/10/2014).

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Agus Kriswanto melalui Kasdam IM, Brigjen TNI Purwadi Mukson mengatakan kenaikan pangkat ini diberikan kepada prajurit yang mampu menunjukkan prestasi, loyalitas dan dedikasi yang baik.

Kenaikan pangkat ini di satuan jajaran Kodam Iskandar Muda, para Bintara yang naik pangkat periode 1 oktober 2014 ini berjumlah 541 orang dengan perincian Pelda ke Peltu 9 orang, Serma ke Pelda 52 orang, Serka ke Serma 13 orang, Sertu ke Serka 160 orang, Serda ke Sertu 306 orang dan Kopka ke Serda 1 orang.

Sedangkan tamtama yang naik pangkat periode ini berjumlah 1.204 orang, dengan perincian Kopda ke Koptu 12 orang, Praka ke Kopda 500 orang, Pratu ke Praka 337 orang dan Prada ke Pratu 355 orang.

Pangdam berpesan agar prajurit yang naik pangkat mampu mempertanggung-jawabkan makna dari kenaikan pangkat ini, sehingga dalam sanubari prajurit akan tertanam suatu pemahaman, bahwa kenaikan pangkat benar-benar diberikan secara obyektif, layak dan terukur kepada prajurit yang berprestasi.

Lebih lanjut Kasdam juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi serta penghargaan yang tinggi kepada kontingen Tim Yong Modoo Kodam IM yang telah berhasil meraih satu mendali emas dan dua mendali perunggu pada event Paspampres Cup.

Pada hari yang sama, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Agus Kriswanto memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di lapangan setempat.

“Upacara ini sebagai wujud mengenang tragedi Nasional yang kita kenal dengan sebutan G 30 S / PKI pada tahun 1965 yang mengakibatkan gugurnya enam Jenderal dan satu Perwira pertama TNI AD,” ujarnya.

“Bagi komunis tidak ada istilah kawan abadi, tidak ada lawan abadi yang ada hanya kepentingan abadi dalam doktrin perjuangannya maka kita harus selalu waspada dan menempatkan faham komunis sebagai ancaman potensial dan merupakan bahaya laten yang harus diwaspadai setiap saat,” ungkap Pangdam Iskandar Muda.

Upacara tersebut di ikuti oleh Kasdam IM Brigjen TNI Purwadi Mukson, S.Ip, Irdam, para Pa Ahli, para Asisten Kasdam IM, LO AU, LO AL dan para Kabalak jajaran Kodam Iskandar Muda.

Sebelumnya, Kodam IM melakukan doa bersama mengenang jasa-jasa almarhum tujuh pahlawan revolusi dalam menjaga Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara di Masjid Babul Mawadah Makodam IM Jl. Ahmad Yani No. 1 Banda Aceh, Selasa (30/09/2014) malam.

Kegiatan yang di awali sholat Magrib berjama’ah dan di lanjutkan pembacaan  Surat Yasin, Dzikir dan Tahlil serta ditutup dengan Do’a bersama dan Shalat Isya berjamaah yang ditujukan untuk segenap para pahlawan terutama kepada 7 (tujuh) Pahlawan Revolusi korban kebiadaban PKI. [red/*]

To Top