Hukum

Gubernur Aceh Harus Sikapi Tuntutan Abu Minimi

ACEHTERKINI.COM | Salah seorang Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara, Universitas Malikussaleh, Juliadi berharap agar Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menyikapi secara musyawarah tuntutan Kelompok Bersenjata yang dipimpin Nurdin Ismail atau Abu Minimi.

Dalam siaran tertulis secara singkat yang diterima acehterkini, Minggu (12/11/2014), Juliadi menuliskan agar Pemerintah Aceh yang dipimpin oleh petinggi mantan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) melakukan musyawarah terkait tuntutan Abu Minimi.

Tuntutan tersebut diantaranya

  1. Meminta agar proses reintegrasi kombatan dilakukan secara menyeluruh kepada seluruh kombatan bersenjata, maupun sipil GAM sesuai dengan MoU Helsinki
  2. Miminta pimpinan GAM dan Pemerintah Aceh agar memberikan perhatian kepada korban konflik, serta merehabilitasi hak-hak korban konflik.
  3. Meminta agar Pemerintah Aceh dan Pemerintah RI segera merealisasikan butir-butir MoU Helsinki termasuk pembentukan Komisi Bersama Penyelesaian Klaim yang sedang digugat oleh YARA.
  4. Meminta kepada aparat kepolisian dan TNI untuk menghormati perjuangan mereka dalam menuntut keadilan dalam bingkai perdamaian yang telah ditandatangani di Helsinki.

“jangan menyalahkan sepenuhnya Abu Minimi, seharusnya pemerintah Aceh harus melihat dengan arif tuntutan Abu Minimi,” sebutnya.

Kelompok Abu Minimi - Foto | Atjehcyber

Kelompok Abu Minimi – Foto | Atjehcyber

Abu minimi mengeluarkan Aspirasi persoalan perut yang sangat mendesak, dulu mantan kombatan ketika konflik Aceh bertahun-tahun hidup di hutan memikul senjata tetapi ketika Aceh damai, apa mantan kombatan dapatkan dari hasil perjuangannya? itu sebagian kecil kekecewaan mantan kombatan di Aceh yang mengeluarkan aspirasinya di media, sangat banyak daerah lain yang nasipnya seperti Abu Minimi.

“boh ci tanyoe Rakyat Aceh tapike ngen hate nuranipue sidroe pejuang Kemerdekaan Aceh tempo jamean jinoe nasip tekatong-katong hana meho arah”. (red- coba kita Rakyat Aceh berpikir dengan hati nurani, pantas tidak seorang pejuang Kemerdekaan Aceh (GAM) sekarang terkatung-katung tidak tahu arah).

Seharusnya tuntutan Abu Minimi harus jadi perhatian khusus bagi Pemerintah Aceh untuk mensejahterakan seluruh Rakyat Aceh dan Mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang dulu sama-sama berjuang dengan orang nomor satu di Pemerintahan Aceh.

“Gubernur Aceh menyelesaikan persoalan ini dengan menempuh jalur Musyawarah dengan kelompok Abu minini,” tulis Juliadi.

Mahasiswa Unimal ini juga memberikan Apresiasi kepada Kapolres Aceh Timur, AKBP Muhajir, Sik yang sangat komitmen memberantas kriminal di Aceh.

“Proses hukum tetap berjalan tapi musyawarah juga tetap dilakukan, sehingga tidak menimbulkan dendam di kemudian hari,” ujar Juliadi.

“Rakyat Aceh harus merawat perdamaian Aceh, kedepankan musyawarah menyikapi semua masalah di Aceh,” tutup Juliadi singkat. [red/*]

To Top