Sosial

Fachrul Razi Minta Jokowi Selesaikan Masalah Aceh

ACEHTERKINI.COM | Wakil Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Fachrul Razi M.I.P meminta Presiden RI Joko Widodo segera menyelesaikan masalah Aceh terkait implementasi MoU Heksinki dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh.

Ia mengatakan permintaan itu tertuang isi dari surat masyarakat Aceh. “Saya sudah memberikan langsung surat tersebut kepada Jokowi usai pengucapan sumpah dan janjinya sebagai Presiden RI, Senin (20/10/2014).

Menurutnya di masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono masalah Aceh tidak selesai, yaitu melaksanakan kesepakatan MoU Helsinki antara Pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

“Sepuluh tahun memimpin Indonesia, masih banyak perjanjian MoU Helsinki itu yang tidak direalisir,” katanya sebagaimana dikutip dari JPNN, Rabu (22/10/2014).

Demikian juga Jusuf Kalla, menurut Fachrul, juga tidak mau berbuat banyak untuk mengawal perjanjian MoU Helsinki ketika menjabat wakil presiden lima tahun pertama Pemerintahan SBY.

“Biarkan sejarah mencatat, bahwa JK tidak mengawal pelaksanaan MoU Helsinki,” tegasnya.

Harapan masyarakat Aceh ujar Fachrul, hanya tertumpang kepada Presiden Jokowi karena pernah bekerja di Aceh pada sebuah pabrik kayu.

“Jokowi tahu persis bagaimana masyarakat Aceh hidup dalam kemiskinan sementara sumber daya alamnya dikuras,” tegasnya.

Salah satu yang sangat menyakitkan masyarakat Aceh terkait dengan perjanjian MoU Helsinki menurut Fachrul Razi adalah soal hak pengelolaan sumber daya alam migas dan hutan.

“Di dalam perjanjian Helsinki dan UU kekhususan Aceh, disebutkan bahwa hak kelola tambang migas dan hutan oleh daerah. Tapi hingga hari ini, masih saja dikuasai asing atas restu Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Selain itu, dia juga mengungkap salah satu janji Jokowi terhadap masyarakat Aceh disaat berkampanye yakni jika jadi presiden, Jokowi tidak akan mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan kesepakatan MoU Heksinki.

“Janji itu akan saya kawal, dan karena itu saya hadir di gedung Parlemen ini untuk rakyat Aceh,” pungkasnya. [red]

To Top