Nasional

Fachrul Razi Fokus Politik dan HAM

Ini Tupoksi Anggota DPD RI asal Aceh

ACEHTERKINI.COM | Fachrul Razi, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pilihan rakyat Aceh pada Pemilu 9 April 2014 ditugaskan dalam Komite I di DPR RI dengan 7 lingkup tugas yang harus dijalankannya sampai tahun 2019 mendatang.

Alumni S2 Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia ini mempunyai tugas memperhatikan urusan otonomi daerah, hubungan pusat dengan daerah, pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah.

Kemudian mantan Juru Bicara Partai Aceh ini akan fokus mengawal persoalan-persoalan Pemerintah Daerah, pemukiman dan kependudukan, pertanahan dan tata ruang, politik, hukum, HAM dan Ketertiban Umum serta permasalahan daerah di wilayah perbatasan negara.

Komite I yang merupakan alat kelengkapan DPD ini dipimpin oleh Drs. Akhmad Muqowan dari Jawa Tengah. Fachrul Razi M.I.P sebagai Wakil Ketua bersama Benny Rhamdani dari Sulawesi Utara sampai 2015 mendatang.

“Saya sekarang di Komite I DPD RI, mohon dukungan dari Rakyat Aceh agar tugas-tugas yang dberikan ini dapat dijalankan sebagaimana mestinya,” kata Fachrul Razi kepada acehterkini, Kamis (9/10/2014).

Untuk diketahui Anggota DPD RI dari Aceh yang lainnya Ghazali Abas Adan berada di Komite IV yang memiliki tugas memperhatikan rancangan undang-undang yang berkaitan dengan APBN, pajak, dana perimbangan, hasil pemeriksaan BPK dan lembaga keuangan serta koperasi dan usaha kecil menengah.

Selanjutnya Rafli berada dalam Komite II DPD RI dengan cakupan tugasnya memperhatikan pengelolaan sumber daya alam dan ekonomi daerah, dalam ruang lingkup pertanian, perhubungan, kelautan dan perikanan, energi dan sumber daya, kehutanan dan lingkungan hidup, pemberdayaan ekonomi, perindustrian dan perdagangan, penanaman modal serta pekerjaan umum.

“Semoga semuanya akan berjalan baik,” tutur Rafli dalam pesan singkatnya kepada acehterkini tadi.

Terakhir, Sudirman atau lebih dikenal Haji Uma berada di Komite III DPD RI.

Haji Uma memiliki tugas dan tanggungjawabnya memperhatikan urusan daerah pada bidang pendidikan, agama, budaya, pariwisata, pemuda dan olahraga, kesejahteraan sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan masalah ketenagakerjaan.[red]

To Top