Layanan Publik

Bangun Rumah Sakit Di Langsa, PTPN Bantu Lahan. German Siapkan Dana

ACEHTERKINI.COM | Perusahaan kelapa sawit PTPN- I (Persero) menyediakan lahan seluas 16.1 hektar untuk pembangunan Rumah Sakit Regional di Kota Langsa.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Langsa, Suriyanto pasca pertemuan dengan pihak PTPN-I, Ir, Khairuddin dan staf.

Tim Percepatan Pembangunan Kota Langsa (PPKL) juga telah meninjau lokasi lahan milik PTPN–I, pada Kamis (30/10/2014).

Suriyanto mengatakan PTPN-I telah membantu menyiapkan lahan untuk bangun Rumah Sakit Regional tersebut. Sementara untuk dana pembangunannya merupakan bantuan dari NGO Gitec Jerman.

Agenda peninjauan lokasi tersebut adalah tindak lanjut pertanyataan Gubernur Aceh Zaini Abdullah kepada Pemko Langsa untuk mengetahui sejauh mana persiapan pembangunan.

“Dalam hal ini, Pemko Langsa telah mendapat dukungan dari Gubernur untuk pembangunan RS Regional ini, sehingga kita diminta untuk menginformasikan sudah sejauh mana kesiapan dari pembangunan tersebut, terutama terkait penyediaan lahan,” kata Suriyanto.

Peninjauan lokasi yang dilakukan tim PPKL itu merupakan perintah Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE yang tujuanya adalah pembangunan rumah sakit ini nantinya telah melalui proses dan mekanisme yang benar atau tidak ada terjadi permasalahan hukum dikemudian hari.

Pertemuan tersebut ternyata menghasilkan banyak hal yang bermanfaat. Selain hanya untuk meninjai, disana para pejabat-pejabat besar juga bisa mencari solusi tentang apa saja yang menjadi kendala dalam pemanfaatan lahan.

Pemerintah Kota Langsa berharap proses pembagunan rumah sakit tersebut segera terwujud. Kepada PTPN-I setempat, Pemko meminta proaktif dalam hal pembebasan lahan ini. Pembanunan RS itu, pada dasarnya bukan hanya untuk Pemerintah, melainkan untuk kepentingan semua masyarakat Kota Langsa bahkan masyarakat Aceh Timur.

Dalam kesempatan pertemuan ini, Manager Unit Kebun Baru, Ir.Khairudin juga menyatakan sikap dukungannya terhadap rencana Pemko Langsa yang akan membangun rumah sakit regional. “Namun, kita ketahui bersama, bahwa PTPN-I bukan milik pribadi melainkan milik negara, sehingga ada proses-proses yang harus dilakukan untuk pembebasan lahan,” kata Khairudin. [Jamal]

To Top