Ekonomi

10 Kawasan Transmigrasi Diusulkan Jadi KTM

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah kabupaten /kota di Aceh telah mengusulkan 10 kawasan transmigrasi untuk dijadikan sebagai Kota Terpadu Mandiri (KTM). Hal ini dikatakan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah melalui Asisten Pemerintahan, Iskandar A Gani.

Iskandar A Gani melanjutkan dari 10 kawasan transmigrasi yang diusulkan itu, lima diantaranya telah dilengkapi dengan Master Plan, Site Plan dan Perencanaan Konstruksi Pembangunan atau Detail Engineering Design (DED).

“Sumber dana untuk melaksanakan program ini berasal dari Kemeneterian Tenaga Kerja, APBA, APBK, Dana Otsus dan dana aspirasi dewan,” kata Iskandar A Gani saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Pembangunan dan Pengembangan Kota Terpadu Mandiri di Hotel Grand Nanggroe, Selasa (21/10/2014) malam.

Kota Terpadu Mandiri ini merupakan program strategis dalam rangka mempercepat pembangunan dan pertumbuhan wilayah-wilayah tertinggal di Aceh.

“Disebut Kota Mandiri,  karena kawasan itu diharapkan mampu menyediakan berbagai kebutuhan masyarakatnya, tanpa bergantung ke daerah lain. Oleh sebab itu berbagai sarana fisik perlu dibangun di desa itu,” imbuhnya.

Pemerintah Aceh, jelas Gubernur Zaini, telah membentuk  tim khusus yaitu Kelompok Kerja Pembangunan dan Pengembangan KTM Aceh, yang bertugas menilai dan  memberikan dukungan untuk menyusun rancangan pembangunan KTM di berbagai desa yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Dengan adanya peran Pokja ini diharapkan realisasi pembangunan  KTM usulan  Kabupaten/Kota dapat segera dijalankan sehingga kawasan itu kelak tumbuh menjadi sentra-sentra ekonomi baru di pedalaman Aceh,” terang Iskandar A Gani.

Keberadaan KTM ini, tegas Gubernur, juga sangat penting untuk mendukung pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa yang segera berjalan tahun 2015. [red/*]

To Top