Lingkungan

WALHI : Tambang Ilegal ada di 12 Kabupaten di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Direktur Eksekutif WALHI Aceh, M. Nur mengatakan jumlah penambangan illegal yang terdeteksi ada di 12 kabupaten kota di Provinsi Aceh.

WALHI tidak merinci kabupaten kota tersebut, namun M. Nur mengatakan untuk kawasan manggamat, Kabupaten Aceh Selatan sudah sangat rawan penggunaan merkuri yang diduga tidak sesuai dengan prosedur.

“Penambang di Manggamat tidak paham akan efek dari penggunaan merkuri tersebut,” sebut M. Nur dalam keterangan tertulisnya usai melakukan diskusi setengah hari terkait bahaya merkuri di Dhapu Kupi, Simpang Surabaya, Kamis (11/9/2014).

Ia menjelaskan kasus-kasus yang berdampak dari penggunaan merkuri sudah mulai muncul di beberapa lokasi pertambangan rakyat. “Kasus ikan mati di Aceh Jaya karena tercemarnya air sungai dari merkuri dan sianida,” kata M. Nur.

WALHI mendesak Pemerintah Aceh agar mengeluarkan Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk pertambangan illegal dalam rangka mencegah perusakan lingkungan hidup yang lebih besar.

Tambahnya, WALHI mencatat ada 5.000 titik lebih penambangan rakyat yang tersebar di 12 kabupaten kota di Provinsi Aceh.

Kegiatan diskusi ini terselenggara dari kerjasama WALHI Aceh dengan Monggabay, salah satu portal berita lingkungan. [red/ril]

To Top