Lingkungan

WALHI Gelar Diskusi Bahaya Merkuri di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Aceh akan menggelar diskusi satu hari terkait bahaya penggunaan merkuri di Provinsi Aceh.

Hal tersebut disampaikan Direktur WALHI Aceh, M. Nur dalam undangan yang diterima acehterkini, Selasa (9/9/2014).

M. Nur menjelaskan potensi sumber daya alam yang tinggi ternyata membawa malapetaka bagi masyarakat Aceh, seperti kasus pencemaran merkuri di sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh.

Pencemaran merkuri ini disebabkan karena adanya pembuangan limbah dari penambangan emas yang tidak sesuai dengan prosedur.

WALHI mencatat setiap hari ada sekitar 1.327 orang yang terpapar langsung oleh merkuri. Catatan Dinas Pertambangan Aceh tahun 2012 ada 3.529 pekerja tambang yang tersebar di Aceh Jaya, Aceh Besar, Pidie, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan dan Subulussalam.

Diskusi satu hari ini akan digelar Kamis, 11 September 2014 di Lantai II Dhapu Kupi Simpang Surabaya Kota Banda Aceh.

WALHI mengundang Kepala Bapedal Aceh, Akademisi dan Kepala Dinas Kehutanan Aceh sebagai narasumber dengan dipandu oleh Redaktur Harian Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika. [rel]

To Top