Sosial

Tuna Aksara di 6 Kabupaten Butuh Perhatian

ACEHTERKINI.COM | Hingga kini, persentase tuna aksara fungsional di beberapa kabupaten/kota di Aceh yaitu, Gayo Lues, Subulussalam, Aceh Jaya, Pidie Jaya, Pidie dan Aceh Barat Daya masih termasuk memprihatinkan.

Kepala Dinas Pendidikan, Anas M Adam mengatakan ada empat daerah di Aceh yang persentasenya diatas 4 persen yakni Gayo Lues, Subulussalam, Pidie Jaya, dan Aceh Singkil.

Kendatipun begitu Kata Anas, hingga September ini dinas pendidikan telah berhasil menurunkan angka niraksa orang dewasa dengan rincian 20.982 orang laki-laki dan 46.558 orang perempuan.

“Sekarang hanya tersisa sekitar 67.540 orang angka niraksa di Aceh,” kata Anas pada perayaan Hari Aksara Internasional ke-49 di Aceh Tengah, Kamis (25/9/2014).

“Capaian ini merupakan prestasi tersendiri bagi pemerintah Aceh, karena kita berhasil melampaui target pendidikan untuk semua (PUS), yaitu menyetengahkan tuna aksara 50 persen pada tahun 2015 dan mengurangi disparitas gender,” ungkapnya.

Sambutan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah untuk peringatan Hari HAI itu dibacakan oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Khairul Asmara.

Gubernur menyampaikan agar seluruh kepala daerah di Aceh dapat mengalokasikn anggaran yang lebih besar lagi guna memacu pencapaian pemberantasan buta aksara di Aceh.

“Enam Kabupaten/Kota yang  termasuk tuna aksara fungsional memprihatinkan yaitu, Gayo Lues 41,6%, Subulussalam 36,6%, Aceh Jaya 15,58%, Pidie Jaya 14,92%, Pidie 13,87% dan Aceh Barat Daya 10,85%. [red/*]

To Top