Lingkungan

Sindikat Internasional Buru Gading Gajah di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) angkat bicara terkait meningkatkan kematian gajah di Provinsi Aceh.

Politisi dari Partai Aceh, Abdullah Saleh menduga ada sindikat internasional yang bermain memburu gading gajah di Aceh.

Melalui pesan singkatnya kepada acehterkini, Rabu (10/9/2014), Abdullah Saleh mendesak agar Polri melakukan kerjasama dengan pihak Interpol untuk memberantas perdagangan ataupun pemburuan gading gajah sumatera.

“Para pelakunya harus dibawa ke pengadilan agar merasakan efek jera dan bersalah,” kata dia.

Tak hanya LSM dan BKSDA, Abdullah Saleh juga meminta agar Pemerintah Aceh melalui instansi terkait harus proaktif melindungi satwa liar ini.

Sebelumnya WWF Aceh melansir ada 31 gajah sumatera di Aceh mati sejak 2012 sampai 2014.

“Kematian gajah sumatera di Aceh ini sebagian besar patut diduga terkait dengan pemburuan gading,” ujar Dede Suhendra.

WWF dan WALHI Aceh berharap kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh mendorong terbangunnya koordinasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan penegak hokum untuk penanganan kasus-kasus kematian gajah di Aceh.

Terutama terkait kasus pemburuan, sehingga kasus ini dapat dan layak diperkarakan di Pengadilan.

M. Nur sebagai Direktur WALHI mengatakan kepunahan gajah di Aceh menjadi satu indikasi perubahan hutan dalam skala besar dengan alas an mempercepat pembangunan jalan yang membelah kawasan konservasi dan hutan lindung.

“Jika kegiatan konservasi hutan menjadi lahan bisnis perkebunan dan pertambangan justru akan menyempit ruang bagi gajah sumatera di Aceh,” pungkas M. Nur. [red]

To Top