Sosial

KontraS Didik 20 Mahasiswa di Sekolah HAM

ACEHTERKINI.COM | Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Aceh mendidik 20 orang kader yang akan menjadi pembela Hak Asasi Manusia (HAM).

Seluruh Mahasiswa tersebut berasal dari beberapa Kabupateb/Kota yang ada di Aceh, seperti dari Langsa, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireun, Meulaboh dan Banda Aceh.

Kepala Sekolah HAM, Robby Firmansyah mengatakan dari 64 orang yang mendaftar, hanya 20 orang yang dinyatakan lulus seleksi dan mereka akan menempuh pendidikan selama satu minggu yaitu dari tanggal 22 s/d 28 September untuk angkatan ke VI.

Para siswa akan menempuh pendidikan dengan 85 persen diruangan atau teori dan 15 persen akan melakukan praktek lapangan yaitu dengan melakukan advokasi lapangan.

Koordinator Komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan Aceh (Kontras Aceh), Destika Gilang Lestari juga berharap agar mahasiswa yang menempuh pendidikan ini bisa menjadi aktivis yang membela HAM khususnya di Aceh.

“Selama ini Pemerintah Aceh belum melakukan proses pemenuhan hak korban pelanggaran HAM masa lalu. Padahal Qanun KKR sudah disahkan oleh DPRA, tapi implementasinya belum dijalankan oleh pemerintah Aceh, ini yang kemudian harus diperjuangkan bersama oleh seluruh kader Sekolah HAM,” ujar Destika membuka Sekolah HAM pada Minggu (21/9/2014) malam. [ril]

To Top