Hukum

Jokowi Harus Tuntaskan Kasus Munir dan HAM Aceh

ACEHTERKINI.COM | Peringatan 10 tahun kematian Pejuang HAM Indonesia, Munir juga mendapat respon dari Amnesty International. Dalam keterangan persnya, Amnesty International (AI) mendesak Joko Widodo dan Jusuf Kalla menuntaskan kasus kematian Munir dan kasus-kasus pelanggaran HAM Masa lalu.

“Setelah perjuangan satu dekade, kemenangan Jokowi membawa secercah harapan bagi keluarga Munir dan kawan-kawannya bahwa semua pelaku akan dibawa ke muka keadilan,” kata Josef Roy Benedict, Campaigner Indonesia & Timor-Leste Amnesty International Secretariat, Minggu (7/9/2014).

Munir menurutnya, merupakan pejuang HAM terkenal di Indonesia, yang mengangkat perjuangan kasus penghilangan paksa “penculikan” belasan aktivis yang menjadi korban penghilangan paksa selama bulan-bulan terakhir pemerintahan Suharto pada 1998. Kasus ini juga harus dituntaskan.

Munir juga berperan penting dalam mengungkapkan bukti pertanggungjawaban militer atas pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi di Aceh dan Timor-Leste.

Munir ditemukan tewas dalam penerbangan Garuda dari Jakarta menuju Amsterdam pada 7 September 2004. Sebuah autopsi yang dilakukan oleh otoritas Belanda menunjukan bahwa Munir tewas akibat racun arsenik.

“Amnesty International mendesak Jokowi untuk menginisiasi sebuah investigasi yang independen dan baru atas pembunuhan Munir dan membawa pelaku-pelaku di segala tingkatan ke muka hukum dengan cara-cara yang sesuai dengan standar-standar HAM internasional,” paparnya.

“Jokowi juga harus menginstruksikan Jaksa Agung untuk melakukan evaluasi terhadap proses hukum yang lalu atas kasus ini, termasuk dugaan pelanggaran atas standar-standar HAM internasional,” Josef Roy Benedict.

Pemerintahan yang baru, lanjutnya, harus mengambil langkah-langkah untuk memastikan pelanggaran-pelanggaran HAM yang dilakukan terhadap para pembela HAM akan diinvestigasi secara cepat, efektif, dan imparsial, dan mereka yang bertanggung jawab dibawa ke muka hukum dalam peradilan yang adil. [red/licom]

To Top