Hukum

GeRAK Minta Usut Indikasi Korupsi Dana BOS

ACEHTERKINI.COM | Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat meminta aparatur pemerintahan dan penegakan hukum mengusut adanya indikasi penyelewenangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) disalah satu sekolah terpadu di Kecamatan Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat.

Melalui siaran tertulis yang ditandatangani Koordinator GeRAK Aceh Barat, Baharuddin Hahari, Selasa (30/9/2014) menyebutkan Indikasi penggelapan dana bantuan operasional sekolah (BOS) oleh oknum kepala sekolah terpadu di Kecamatan Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat yang terungkap sebagaimana diberitakan Harian Serambi Indonesia, 15 September 2014 lalu masuk katagori pelanggaran hukum tidak pidana korupsi.

“Ada dua indikasi tidak pidana korupsi yang terjadi dalam kasus ini. Pertama, melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri yang dapat merugikan keuangan negera. Kedua, penyalahgunaan kewenangan yang dapat merugikan keuangan negara,” tulis Baharuddin.

GeRAK mendesak Pemerintah Aceh Barat menyelesaikan kasus ini secara hukum. “Jangan selesaikan kasus ini secara adat atau musyawarah,” sebutnya.

Baharuddin juga mengharapkan peran aktif penegak hukum dalam mengambil alih penyelidikan indikasi korupsi dana BOS di sekolah terpadu tersebut dan sekolah-sekolah lainnya. [red/*]

To Top