Hukum

Amerika : Kasus Munir Belum Ada Keadilan

ACEHTERKINI.COM | Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry mengatakan kasus kematian Munir pada 7 September 2004 belum ada keadilan.

Hal tersebut disampaikannya dalam siaran resmi yang diterima acehterkini, Senin (8/9/2014). Ia menjelaskan sampai hari ini keadilan masih belum ditegakkan.

Munir, menurut John Kerry adalah sosok yang membuat negara Indonesi demokrasi, lebih bebas dan berprikemanusiaan.

“Namun, hingga hari ini, keadilan masih belum ditegakkan,” sebut dia dalam pernyataan tertulisnya melalui US Consulate Medan.

Penyelidikan menyeluruh terhadap semua pihak yang diduga terlibat masih belum menemukan titik terang.

Tahun 2004, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa penuntasan kasus Munir akan menjadi ujian utama bagi demokrasi Indonesia.

Pernyataan tersebut masih berlaku hingga kini. Kami mendukung semua upaya untuk mengadili siapa pun yang memberi perintah untuk membunuh Munir.

Munir adalah suara hati nurani dan kejernihan. Ia telah mengilhami begitu banyak aktivis, cendikiawan, dan pengabdi masyarakat yang saat ini mentransformasi Indonesia.

Begitu banyak orang, termasuk istri yang ia tinggalkan, Suciwati, yang mengenang Munir dengan meneruskan perjuangannya.

Hari ini, bersama rakyat Indonesia, Amerika ikut mengenang 10 tahun meninggalnya Munir Said Thalib.

“kami menyerukan perlindungan bagi semua yang mendedikasikan diri untuk perdamaian, demokrasi, dan HAM di seluruh dunia,” demikian John Kerry. [ril]

To Top