Breaking
Loading...
  • Terkini
  • Berita Dalam Kategori
Ahad, 26 April 2015
Lomba Zikir Meriahkan HUT Banda Aceh Ke-810

Lomba Zikir Meriahkan HUT Banda Aceh Ke-810

Lomba Zikir Meriahkan HUT Kota Banda Aceh ke-810, 25 April 2015
ACEHTERKINI.COM | Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Banda Aceh ke-810, Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh menggelar Lomba Zikir Aceh di Masjid Taqwa, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. Kegiatan ini ditutup, Minggu (26/4/2015).

Pesertanya merupakan perwakilan dari sembilan kecamatan di Banda Aceh.  Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kota Banda Aceh, Bahromsyah membuka perlombaan Zikir 2015.

“Tentu saja Pemerintah Kota Banda Aceh sangat mendukung terhadap berbagai upaya yang dilakukan dalam menghidupkan syiar Islam di gampong-gampong,” kata Bahromsyah, Jum'at (24/4/2015).

Tahun ini, kata Bahromsyah, Pemko Banda Aceh terus berupaya meningkatkan pemahaman tentang adat dan istiadat Aceh yang islami lewat pendidikan, baik yang bersifat formal maupun nonformal. “Tidak hanya bagi anak-anak di usia sekolah, namun juga kepada seluruh masyarakat,” sebutnya lagi.

Ia menambahkan, Syariat Islam yang menjadi ‘Jenderal Pembangunan’ Banda Aceh saat ini harus menjadi upaya berkelanjutan yang dilakukan bersama. “Keberhasilan menjadikan Banda Aceh sebagai Model Kota Madani akan menjadi catatan penting sejarah perjalanan kota tua bersejarah ini,” katanya.

“Bukan kemenangan yang menjadi tujuan utama dari perlombaan ini, akan tetapi menggemanya syiar islam di kota ini yang selalu kita harapkan,”pungkasnya.

Selanjutnya, tampil sebagai peserta pertama adalah grup zikir Aceh “Bijeh Muda” dari Kecamatan Lueng Bata. Penampilan mereka disaksikan langsung oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Politik dan Hukum Ir T Iwan Kesuma, Ketua MAA Banda Aceh Sanusi Husein SSos dan Kabag Keistimewaan Setdako Banda Aceh Zahrol Fajri SAg. [red]

Selengkapnya
Sabtu, 25 April 2015
Inilah Gempa-Gempa yang Banyak Korban Jiwa

Inilah Gempa-Gempa yang Banyak Korban Jiwa

Foto Ilustrasi
ACEHTERKINI.COM | Gempa berkekuatan 7,9 skala Richter mengguncang Nepal dan beberapa negara tetangga pada Sabtu (25/4/2015). Jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 900 jiwa.
Berikut sejumlah gempa mematikan yang memakan banyak korban jiwa.

Iran, 2003: Sebanyak 26.000 orang tewas akibat gempa berkekuatan 6,6 skala Richter. Titik gempa berada di sekitar kota Bam.

Indonesia, 2004: Gempa besar berkekuatan 9,1 skala Richter terjadi di Aceh. Gempa telah menimbulkan gelombang tsunami yang meluluhlantahkan provinsi berjulukan 'Serambi Mekkah' tersebut. Sebanyak 230.000 orang tewas dalam gempa yang juga menimbulkan tsunami di sejumlah negara tersebut.

Kashmir, 2005: Gempa melanda wilayah Kashmir dekat Muzafferabad, Pakistan, pada 2005. Gempa berkekuatan 7,6 skala Richter itu memakan 100.000 korban tewas.

Cina, 2008: Sekitar 90.000 orang tewas dalam gempa yang terjadi di wilayah Provinsi Sichuan. Kekuatan gempa mencapai 7,9 skala Richter.

Haiti, 2010: Sebanyak 220.000 orang tewas akibat gempa yang memiliki kekuatan 7,0 skala Richter. [rol]

Selengkapnya
Gayo Art Women Digelar 29 Mei

Gayo Art Women Digelar 29 Mei

Persiapan Gayo Art Women, 25 April 2015 [Saiful]
ACEHTERKINI.COM | Pementasan seni Gayo Art Women terus di garap, Gayo Art Women akan di gelar 29 Mei 2015 di AAC Dayan Dawood.

Kegiatan seni yang diisi mayoritas perempuan ini akan menampilkan beberapa seniman dari Dataran tinggi Gayo seperti Ramlah yang merupakan penyanyi senior di Gayo, Hidayah, murid dari salah satu seniman dataran tinggi Gayo Ceh To’et, dan Maya seorang pencipta Lagu.

Gayo Art Women merupakan acara pertama di Aceh. Tidak hanya perempuan dari Gayo saja yang ikut berpartisipasi dalam acara ini,ada juga wanita yang bukan dari suku Gayo seperti penabuh Drum Cut Maulinda mahasiswi Sendratasik Unsyiah yang berasal dari Aceh Tamiang juga ikut serta mengisi acara Gayo Art Women.

“Saya sangat senang bisa ikut serta dalam acara ini, acara ini sangat bagus tidak membedakan ras atau suku,” kata Cut Maulinda di sela latihan.

Sementara itu Wakil Panitia, Reny Fharina mengatakan latihan rutin terus dilakukan dua kali dalam seminggu, latihan juga dipimpin oleh pelatih professional di bidang Seni seperti Rahmad Sanjaya yang merupakan pakar musikalisasi puisi di Aceh, Iwan Setiawan, Zulfikar, dan Jamal Abdullah.

Ke empat pelatih ini adalah orang-orang yang professional di bidang seni yang pernah tampil di dalam dan luar negeri. [Saiful]

Selengkapnya
Pesantren Al-Manar Wisudakan 27 Santri

Pesantren Al-Manar Wisudakan 27 Santri

Pesantren Al-Manar Wisudakan 27 Santri
Pesantren Al-Manar, Krueng Barona Jaya Aceh Besar Wisudakan 27 Santri, 25 April 2015
ACEHTERKINI.COM | Pesantren Modern Al Manar, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Sabtu (25/04/2015), mewisudakan 27 lulusan di kampus setempat.

Panitia Wisuda Siswa Kelas Akhir Pesantren Modern Al Manar, Ali Murtadho menyebutkan, ke 27 lulusan itu merupakan angkatan ke IX yang terdiri dari 13 santriwan dan angkatan Ke-I dari santriwati yang berjumlah 14 orang.

Dikatakannya lulusan yang di wisuda pada hari ini merupakan santri yang telah menjalankan pendidikan selama enam tahun.

Sementara itu Pimpinan Pesantren Modern Al Manar, Tgk Ikhram M. Amin, mengharapkan lulusan tersebut harus jadi manusia yang bermanfaat bagi lainnya, khususnya kepada masyarakat.

“Masyarakat membutuhkan potensi insani yang profesional, yaitu potensi insani yang kreatif, inovatif, yang mampu bekerja  dengan jiwa keikhlasan.  Dengan ijazah yang kalian peroleh hari ini, kalian segera memikul tanggung-jawab yang lebih besar. Tanggung jawab terhadap pembangunan masyarakat madani, agama, bangsa dan negara,” kata Tgk. Ikhram. [red]


Selengkapnya
Dana Desa Aceh Tenggara Rp85 Miliar

Dana Desa Aceh Tenggara Rp85 Miliar

Dana Desa Aceh Tenggara Rp85 Miliar
Wakil Bupati Aceh Tenggara, Ali Basrah saat melantik kepala desa dan imum mukim, 25 April 2015. [Dinni]
ACEHTERKINI.COM | Wakil Bupati Aceh Tenggara, Ali Basrah mengatakan dana desa yang bersumber dari APBN-P untuk Aceh Tenggara sebesar Rp85 miliar.

“Angka ini menjadikan Aceh Tenggara peringkat ke-5 terbesar mendapat dana desa di 23 kabupaten kota di Aceh,” kata Ali Basrah saat melantik 83 kepala desa dan 16 mukim di Oproom Sekretaris Daerah, Sabtu (25/4/2015).

“Sebelum APBN-P, Aceh Tenggara hanya mendapat Rp15 miliar,” katanya memastikan.

Untuk mencairkan dana desa tersebut, kepala desa harus membuat Rencana Pembagunan Jangka Menengah Desa (RPJMD) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT).

“Kita akan melakukan pelatihan terhadap kepala desa dengan melibatkan pihak Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD),” kata Ali Basrah.
         
Kesejahteraan kepala desa beserta perangkatnya dalam tahun ini akan dinaikan. “Kita akan bahas bersama DPRK dalam waktu dekat,” ujar Wakil Bupati Aceh Tenggara.

Acara Pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPRK Aceh Tenggara, Irwandi Deski, Ketua Komisi A, Timbul Ganda Samosir, para Asisten di Setda Aceh Tenggara, Kepala Bagian Pemerintahan, Para Camat. [Dinni]

Selengkapnya
Jumaat, 24 April 2015
Gaji Yudesri Ditutupi, BPJS Janji Bayar 48 Kali

Gaji Yudesri Ditutupi, BPJS Janji Bayar 48 Kali

Gaji Yudesri Ditutupi, BPJS Janji Bayar 48 Kali
Gubernur Aceh melayat ke rumah Yudesri di Cot Langkeuweh, Kecamatan Meuraxa, 24 April 2015
ACEHTERKINI.COM | Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Banda Aceh, Nazarullah SE berjanji akan memberikan santunan kepada Yudesri, korban yang meninggal dunia saat terjadinya kebakaran Bank Aceh sebanyak 48 kali gaji yang dilaporkan.

Nazarullah mengatakan Yudesri meninggal dalam tugas bukan meninggal biasa. “Kalau meninggal biasa dibayar sebesar Rp21 juta, tapi kalau meninggal dalam tugas dibayar lebih dari itu,” kata Nazarullah saat melayat ke rumah duka di Cot Langkeuweh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Jum’at (24/4/2015).

“Santunan untuk Yudesri akan diterima keluarga korban sebesar 48 kali gaji yang dilaporkan,” kata Nazarullah.

Saat ditanyai wartawan, Direktur Utama Bank Aceh, Busra Abdullah mengaku tidak tahu berapa besar gaji Yudesri, petugas IT yang sudah delapan tahun bekerja di Bank Aceh.

“Saya tidak tahu besar gaji Yudesri,” kata Busra saat melayat di rumah duka, Jum’at (24/4/2015) tadi sore.

“kita bayar gaji Yudesri selama satu tahun, juga diperhitungkan pensiunnya. Bank Aceh sangat peduli dengan janda dan anak yatim. Kita sekolahkan sampai sarjana,” kata Direktur Utama Bank Aceh, Busra Abdullah.

Ditempat yang sama, Kepala Divisi IT Bank Aceh, Yusmaldiansyah mengatakan tidak berwenang menyampaikan berapa pendapatan Yudesri. “Saya tidak berwenang, silahkan tanya ke manajemen Bank Aceh,” ujarnya.

Menurut Yusmaldiansyah, Yudesri adalah karyawan tetap Bank Aceh. Dikatakannya PT. Kolega Inti Pratama penyedia aplikasi core banking dan jaringan IT Bank Aceh yang berkedudukan di Jakarta juga memberikan santunan kepada Yudesri.  “

Saya juga tidak tahu berapa jumlahnya, karena ini amanah dari PT. Kolega Inti Pratama dan sudah diserahkan kepada keluarga korban,” katanya singkat. [ate]

Selengkapnya

Fokus

Politik

Hukum

© 2011 - 2015 AcehTerkini - Inspirasi PAT name, logo and all associated elements (R) and © 2015 PT. Portal Aceh Terkini. A Time Warner Company. All rights reserved. PAT and the PAT logo are registered marks of PT. Portal Aceh Terkini, displayed with permission